Ketentuan Langit

Posted by Faizal 14 October, 2008 (4) Comment

undefined

Ke mana kaki harus melangkah setelah perbatasan terakhir?
Ke mana burung harus terbang setelah langit penghabisan?

Menanggap tuhan, jiwa bertanya-tanya, akal pun tak sampai;
Karena tuhan, maka langit berpusing, bumi pun bergoyang
Dari punggung ikan hingga ke bulan, setiap zarah adalah saksi akan ada-Nya
Dasar bumi dan puncak langit menyatakan sembah-hormat mereka masing-masing pada-Nya

Tuhan membuat angin, tanah, api, dan darah, dan dengan semua ini Ia menyatakan rahasia-Nya
Dan dengan semua itu Ia menyatakan rahasia-Nya.

(Hal 152, Alinea 4 dst,KEPUNDAN, Syafiril Erman. Dikasih judul sekenanya)

Categories : Bookshelf, La Sastra Tags : , ,